AHMAD H ALI | Diminta Mahar ketika Urus Rekomendasi Pilgub Sulteng
AHMAD H ALI Membuka gamblang apa yang men-trigger dirinya meninggalkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Pengakuan terbaru di pekan ini di podcast What The Fact ! ccn.indonesia, Jumat (19/6/2026). Bang Ali, sapa presenter Diana Valencia ‘menembak’ pertanyaan soal puncak gunung es hubungannya dengan Nasdem, yang mengantar dirinya di elit politisi nasional dengan jabatan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem. Di Nasdem ia belajar nilai berpolitik.
Termasuk di gelanggang politik elektoral partai tanpa mahar. Ali juga banyak belajar moralitas dan nilai di partai biru milik Surya Palloh itu. Tapi di ujung pemilihan kepala daerah yang diikuti di Pilgub Sulawesi Tengah 2024 lalu, dirinya harus membayar mahar. Tapi, Mat Ali — sapaan akrab Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) enggan menyebut jumlahnya.
‘’Ada saksi dua orang ketika saya meminta rekomendasi partai diminta mahar. Itulah puncak kekecewaan saya soal partai tanpa mahar, partai memegang nilai dan moralitas restorasi,’’ jawabnya. Berapa mahar? Ahmad H Ali tak merinci, ia hanya memberi isyarat cukup untuk membangun dua tower sekelas Tower Nasdem, misalnya. ***
Berita Terkait
Berita Terbaru Lainnya
PSI Sulteng Peduli Korban Gempa 6,7 SR | Memb...
17 Jun 2026
Ketua Harian PSI Ahmad H Ali Batalkan Rakorwi...
16 Jun 2026
KPU dan Bawaslu Kunjungi DPW PSI Sulteng, Ini...
12 Jun 2026
Hari Lahir Pancasila; Momentum Merawat Rumah...
01 Jun 2026